Warga Gaza Menjerit Kekurangan Air dan Listrik

Wednesday, 30 June 2010

print this page
send email
Gaza : Warga Gaza kembali menghimbau negara Arab, negara Islam, negara independent dan semua pihak yang masih punya nurani untuk bergerak secepatnya mengatasi kelangkaan air dan listrik di Jalur Gaza yang sudah berjalan selama sepekan ini.
Dalam salah satu radio local disebutkan, salah seorang warga Gaza dengan suara serak dan hampir terputus-putus mengeluhkan air di rumahnya sudah habis sejak empat hari yang lalu. Lalat dan kecoa saat ini memenuhi rumah dan lingkunganya, akibat tidak ada air.

Sementara itu, seorang ibu, ummu Muhamad mengadukan listrik di rumahnya tak menyala hanya beberapa jam saja. Dan ni sudah berlangsung sejak beberapa bulan yang lalu. Sejak listrik langka maka dirumahnya tdak ada air, karena sumurnya sangat dalam dan harus menggunakan mesin air.

Adapun Abu Rami melalui infopalestina ini, menyerukan para pemimpin Arab dan kaum muslimin melakukan hal yang sama saat, agresi Israel terhadap kapal kebebasan freedom flotilla, karena urgensinya tak kurang pentingnya. Apa yang terjadi di Gaza saat ini merupakan krisis yang sangat berat, tak dapat menanggungnya kecuali penduduk Gaza. Penderitaan selama ini berlipat-lipat bersamaan dengan meningkatkan suhu udara. Ia mengkhawatirkan krisis ini menimbulkan wabah penyakit, sebagaimana terjadi beberapa waktu yang lalu di Gaza.

Diperlukan upaya yang maksimal dari semua pihak untuk mengentaskan masalah tersebut, terutama soal kelangkaan listrik yang berimbas pada semua sector. Perlu adanya pengalihan orientasi terutama dari Mesir untuk mengirimkan gas alam kepada Gaza, daripada mengirimkannya selama ini pada Zionis, demi meringankan penderitaan rakyat dan demi memelihara lingkungan serta keberlangsungan kehidupan di Jalur Gaza, sesuai dengan kesepakatan nasional Palestina. (asy)
SUMBER

0 comments:

Post a Comment