Erdogan: Dunia Tidak 'Fair' Terhadap Nuklir Israel

Wednesday, 30 June 2010

print this page
send email
Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan masyarakat internasional tidak boleh menutup mata dengan senjata nuklir yang dimiliki Israel.
Erdogan, dalam wawancara dengan PBS Charlie Rose Show, mengatakan bahwa Iran telah menyetujui dengan pertukaran bahan bakar nuklir, menentang penggunaan senjata nuklir dan menandatangani Nuclear Non-Proliferation Treaty (NPT). Erdogan kemudian kembali mengulangi dan menegaskan bahwa Israel dan yang lain belum bergabung dengan NPT.

"Sementara Israel tidak menerima aturan NPT, padahal mereka jelas-jelas memiliki bom atom, tetapi tidak ada seruan untuk menjatuhkan sanksi terhadap Israel. Bagaimana kita bisa menjelaskan hal ini?. Jadi, ini dunia yang tidak adil. Kita juga harus melihat ini. Seperti halnya Anda melihat Korea Utara, Anda juga harus melihat Israel, "kata Erdogan.

Erdogan juga mengutuk Israel atas pendudukan mereka terhadap tanah Palestina dan membantai rakyat Palestina dengan alasan palsu.

Perdana menteri Turki ini mengatakan Israel adalah penghalang utama untuk perdamaian di Timur Tengah.

"Saya telah bertanya banyak kepada pejabat Israel, berapa banyak orang Israel yang mati terbunuh oleh roket pejuang Palestina? Jumlah mereka kurang dari jari-jari yang ada dua tangan ini," kata Erdogan.

"Anda (Israel) menggunakan bom fosfor, senjata pemusnah massal dan masuk ke tanah Palestina dengan tank dan artileri," tegasnya.

"Hanya dalam 15 hari, 1.500 orang tewas dan 5.000 orang mengalami luka-luka," kutip surat kabar Today Zaman atas pernyataan Erdogan yang mengatakan hal itu pada hari Selasa (29/6), menunjuk serangan Israel di Jalur Gaza tahun lalu.

"Apakah Palestina itu tanah anda (Israel)? Tidak. Pada sisi lain rakyat Palestina berjuang untuk mempertahankan tanah mereka. Bahkan PBB juga menyatakan bahwa Israel adalah menduduki wilayah negara lain," tambahnya. (fq/prtv)
SUMBER

0 comments:

Post a Comment