Kapal Perang Israel Dekati Armada Kebebasan Gaza

Monday, 31 May 2010

print this page
send email
Nicosia : Kapal-kapal perang Zionis Israel hari Ahad malam Senin (30-31/5) mendekati ke arah armada kapal-kapal pembebasan yang melaut menuju Jalur Gaza. Israel sempat kontak dengan kapten salah satu kapal dan memintanya memperkenalkan diri dan arah tujuannya. Kapal-kapal perang Israel ini telah mamsuki perairan regional internasional.

Europe Campaign untuk Pembebasan Blokade Gaza mengatakan kontak dengan sebagian kapal peserta armada kebebasan telah terputus akibat meningkatnya pengacauan sebagian sarana komunikasi kapal yang dilakukan Israel. Kapal-kapal perang Israel kini telah memasuki lebih jauh ke dalam perairan internasioal.

Ketua Europe Campaign menyebutkan, “Kapal-kapal perang Israel telah mendekati kapal-kapal armada kebebasan. Mereka meminta para kapten kapal armada kebebasan untuk memperkenalkan identits kapal-kapalnya. Langkah ini bertujuan untuk menakut-nakuti para aktivis solidaritas yang ada di atas kapal armada kebebasan.”

Israel telah mengintensifkan aksi untuk mengacaukan komunikasi yang digunakan antara kapal armada kebebasan dengan dunia luar. Di saat armada terus melaut menuju perbatasan perairan regional ke Jalur Gaza. Namun upaya Israel ini tidak menyurutkan dan menggentarkan armada kebebasan untuk melanjutkan misinya melaut menuju tujuannya, yaitu Jalur Gaza.

Sebelumnya Europe Campaign menerima laporan dari aggotanya yang ada di atas kapal armada kebebasan yang menyebutkan mereka menerima kotak yang dinyakini sumbernya dari Israel, yang memperingatkan agar tidak melanjutkan perjalannya dan mengancam mereka dengan sanksi.

Armada kemanusiaan ini membawa 750 aktivis solidaritas dari lebih 40 negara, meskipun banyak permintaan dari berbagai pihak untuk bisa berpartisipasi dalam misi kemanusiaan ini. Turut serta dalam armada ini 44 pejabat pemerintah, anggota parlemen dan aktivis politik Eropa dan Arab, termasuk sepuluh anggota parlemen Aljazair.

Armada ini membawa lebih dari 10 ribu ton bantuan medis, bahan bangunan dan kayu, 100 rumah siap huni untuk membantu puluhan ribu warga yang kehilangan rumah mereka dalam perang Israel di Gaza pada awal 2009, serta membawa 500 kendaraan listrik untuk mobilitas penyandang cacat, terutama sejak agresi Israel terakhir telah mengakibatkan 600 penyandang cacat di Gaza. (asw)
SUMBER

0 comments:

Post a Comment